Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid memberikan perkembangan terbaru kasus kekerasan dan pelecehan seksual atlet panjat tebing.

Share:
article
panjat tebing (freepik.com)
Olahraga
panjat tebing (freepik.com)

www.sportcorner.id - Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid memberikan perkembangan terbaru kasus kekerasan dan pelecehan seksual atlet panjat tebing.

Lima atlet panjat tebing membuat laporan ke Mabes Polri terkait dugaan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan pelatih panjat tebing Indonesia, Hendra Basir.

FPTI sudah menonaktifkan Hendra Basir dari posisinya sebagai pelatih walaupun yang bersangkutan membantah.

Dia mengakui bahwa memang terkenal galak dalam melatih para atlet. Tetapi hal itu merupakan bagian dari proses untuk membentuk mental dan fisik yang prima, agar mampu bersaing pada level tertinggi, sehingga bukan untuk menyiksa atau menganiaya.

Yenny mengatakan saat ini tim pencari fakta (TPF) FPTI terus bekerja mengumpulkan bukti-bukti terkait.

Yenny juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku tindak kekerasan dan pelecehan seksual sudah mangkir dua kali dari panggilan tim internal FPTI.

"Perkembangan terbaru pada saat ini kalau tim pencari fakta internal FPTI sendiri tetap bekerja, sedang bekerja," katanya.

"Sudah melakukan pemanggilan kepada terduga pelaku, sudah dua kali dan dua kali terduga pelaku tidak mendatangi pemeriksaan internal oleh tim pencari fakta dengan berbagai macam alasan, ya," ucapnya.

Terkait perkembangan proses kasus yang telah menjalani mekanisme hukum, Yenny mengatakan tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh karena bukan ranah dan wewenangnya.

"Sementara itu kalau proses di polisi sendiri berjalan terpisah. Nah itu harus ditanya kepada Bareskrim," ungkapnya.


Baca Juga

Bonus ASEAN Para Games 2025 Cair Hari Ini

PERBASI Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet