Alibi Imran Nahumarury usai Semen Padang Keok di Tangan Persis
Semen Padang FC gagal mencatat poin dari laga pekan ke-27 Super League 2025/25 saat dijamu Persis Solo.
www.sportcorner.id - Semen Padang FC gagal mencatat poin dari laga pekan ke-27 Super League 2025/25 saat dijamu Persis Solo.
Berlaga di Stadion Manahan, Solo, Minggu (12/4), Kabau Sirah kalah dengan skor tipis 1-2.
Dua gol tuan rumah yang berjuluk Laskar Sambernyawa dicetak oleh Miroslav Maricic menit ke-37 dan Dejan Tumbas menit ke-78. Sedang gol Semen Padang tercipta lewat gol bunuh diri pemain Persis, Sutanto Tan pada menit ke-68.
Sebuah hasil yang tentunya sangat tak menguntungkan bagi Kabau Sirah yang sedang berjuang lepas dari zona merah.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury tak bisa menutupi kekecewaannya dengan hasil dari Solo ini.
Menurutnya, tim sebenarnya sudah menjalankan strategi sesuai rencana, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
“Secara permainan, sudah sesuai dengan game plan yang disiapkan dalam latihan. Penguasaan bola dan peluang yang dikreasikan cukup banyak," ujarnya.
"Tapi sepak bola bukan hanya soal possession namun juga tentang efektivitas, dan itu yang menjadi kendala kami di laga ini,” katanya.
Menurutnya, kekalahan ini menjadi catatan penting, terutama terkait konsentrasi dan kemampuan memaksimalkan peluang yang diciptakan.
Dia mencontohkan sang lawan, Persis Solo yang di laga kali ini tampil lebih efektif meski sebenarnya tidak menciptakan banyak peluang.
“Persis tidak banyak peluang namun bisa memaksimalkannya menjadi gol. Itu yang jadi pembeda. Ini menjadi evaluasi bagi kami,” ucapnya.


