Viktor Axelsen Gantung Raket di Usia 32 Tahun
Pebulutangkis putra Denmark, Viktor Axelsen memutuskan gantung raket karena cedera yang tak kunjung pulih sepenuhnya.
www.sportcorner.id - Pebulutangkis putra Denmark, Viktor Axelsen memutuskan gantung raket karena cedera yang tak kunjung pulih sepenuhnya.
Axelsen mengumumkan pengunduran dirinya dari bulutangkis profesional pada usia 32 tahun, dengan alasan keterbatasan fisik yang terus berlanjut setelah menjalani operasi punggung pada April 2025.
"“Hari ini bukanlah hari yang mudah bagi saya. Karena masalah punggung saya yang berulang, saya tidak lagi mampu berkompetisi dan berlatih di level tertinggi," kata Axelsen di postingan Instagram.
"Menerima situasi ini sangat sulit. Tetapi saya sekarang telah mencapai titik di mana tubuh saya tidak mengizinkan saya untuk melanjutkan," ujarnya.
Axelsen pensiun sebagai salah satu pemain tunggal putra paling berprestasi dalam sejarah. Ia meraih medali emas Olimpiade di Tokyo 2020 dan Paris 2024, serta perunggu di Rio 2016. Ia juga mengamankan gelar Kejuaraan Dunia pada tahun 2017 dan 2022.
Axelsen menghabiskan lebih dari 100 minggu berturut-turut sebagai pemain peringkat 1 dunia, sebuah rekor yang hanya dilampaui oleh Lee Chong Wei.
Konsistensinya berlanjut hingga turnamen penutup musim BWF World Tour Finals, di mana ia memenangkan tiga gelar berturut-turut dari tahun 2021 hingga 2023. Secara total, ia memenangkan lima turnamen penutup musim dan di seluruh sirkuit elit dengan mengoleksi 10 gelar Super 1000.
“Sejak hari pertama saya memegang raket, saya tahu impian saya adalah menjadi yang terbaik di dunia. Saya telah memberikan segalanya untuk olahraga ini. Ini bukan hanya sekadar karier bagi saya. Ini adalah hidup saya dan saya telah melakukan segala upaya.” ujarnya.






