Pelatih Soroti Penyelesaian Akhir saat Persebaya Kalah Lawan Madura United
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyoroti penyelesaian akhirnya pemainnya saat kalah lawan Madura United.
www.sportcorner.id - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyoroti penyelesaian akhirnya pemainnya saat kalah lawan Madura United.
Persebaya harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Madura United dengan skor 1-2, Jumat (17/4/2026).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bajol Ijo sejatinya tampil dominan sepanjang pertandingan terutama babak kedua namun efektivitas menjadi pembeda utama.
Secara statistik, Persebaya menguasai 72 persen penguasaan bola dan mencatatkan 23 tembakan, dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Madura United tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang yang didapat.
Tavares mengakui timnya mengalami masalah dalam penyelesaian akhir.
“Memang ini menjadi masalah ketika kami tidak bisa mencetak gol. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi akurasinya masih kurang. Itu yang harus kami perbaiki,” ujarnya.
Ia menilai anak asuhnya sebenarnya sudah menunjukkan permainan yang berkembang, terutama di babak kedua. Persebaya mampu menciptakan tekanan dan berbagai peluang berbahaya, namun gagal dikonversi menjadi gol.
“Di babak kedua saya pikir kami menciptakan banyak peluang dan dinamika permainan yang baik. Tetapi terkadang kami kurang beruntung. Ada tembakan yang diblok, ada yang keluar, atau peluang yang tidak berbuah gol,” katanya.
Tavares juga menyoroti efektivitas lawan yang dinilainya mencerminkan fenomena umum dalam sepak bola modern.
“Hal seperti ini juga terjadi pada tim-tim besar di Eropa. Mereka bisa menguasai bola dan menciptakan banyak tembakan, tetapi lawan datang satu atau dua kali ke gawang dan langsung mencetak gol. Hari ini Madura melakukan hal itu,” tegasnya.




