LALIGA Cetak Sejarah dengan Retro Matchday pertama
LALIGA telah sukses menghadirkan Retro Matchday pertama dalam sejarahnya, sebuah inisiasi pionir dan belum pernah ada di industri olahraga.
Penyiar internasional seperti ESPN, DAZN, dan Migu di Tiongkok turut mengintegrasikan konsep ini dalam siaran langsung, program studio, dan konten orisinal.
Talenta yang terlibat juga berperan penting dalam memperluas jangkauan inisiatif, menghasilkan lebih dari 8 juta tayangan dan hampir 300 ribu interaksi di media sosial.
Sosok seperti Diletta Leotta (DAZN Italia), bersama para kreator di berbagai pasar seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Tiongkok, semakin memperkuat dimensi global proyek ini.
Secara keseluruhan, hampir 190 kreator berpartisipasi, menghasilkan lebih dari 617 konten serta mencatat 153 juta impresi dan 7,4 juta interaksi.
Dari sisi komersial, inisiatif ini mendorong penjualan ritel klub melalui koleksi retro, dengan seluruh 12 pemasok teknis klub LALIGA berkoordinasi untuk merealisasikan aktivasi ini.
Retro Matchday juga melibatkan sponsor klub dan LALIGA, termasuk PUMA yang menghadirkan bola pertandingan bertema khusus. Inisiatif ini bahkan melampaui stadion, dengan koleksi yang diperkenalkan pada Maret lalu melalui peragaan busana di Madrid Fashion Week.
Selain itu, LEGENDS: The Home of Football di Madrid menggelar pameran khusus yang menampilkan jersey retro dari klub peserta hingga 4 Mei, semakin memperkuat hubungan antara sejarah, identitas, dan penggemar.
Keberhasilan edisi perdana ini menempatkan Retro Matchday LALIGA sebagai tolok ukur dalam industri serta memperkuat posisinya dalam kalender kompetisi, dengan rencana untuk kembali digelar pada matchday yang sama musim depan.




