Gagal di Piala AFF U-17 2026 Jadi Evaluasi Jelang Piala Asia
Kurniawan Dwi Yulianto menyebut kegagalan di Piala AFF U-17 2026 menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Piala Asia U-17 mendatang.
www.sportcorner.id - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto menyebut kegagalan di Piala AFF U-17 2026 menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Piala Asia U-17 mendatang.
Timnas Indonesia U-17 gagal lolos fase grup usai di laga pamungkas Grup A main imbang 0-0 dengan Vietnam.
Timnas Indonesia U-17 finis di posisi tiga dengan empat poin. Sementara Vietnam juara grup dengan tujuh poin dan Malaysia runner-up mengoleksi enam poin sekaligus sebagai runner-up terbaik.
“Kami menyiapkan game plan bertahan dan counter attack. Tapi saat melakukan serangan balik, hasilnya belum maksimal dan ini menjadi catatan sebelum kami bertanding di Piala Asia,” kata Kurniawan, dikutip dari Antara.
Meski demikian, Kurniawan tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang dinilai mampu menjalankan strategi dengan cukup baik, khususnya dalam bertahan.
Menurut dia, pendekatan bertahan dipilih karena Vietnam tampil agresif dalam dua pertandingan sebelumnya.
Namun, ia menegaskan timnya masih memiliki pekerjaan rumah dalam memaksimalkan transisi dari bertahan ke menyerang.
“Ketika kami bermain dengan lima pemain di belakang, dukungan ke depan memang lebih sedikit. Jadi kami harus memaksimalkan counter attack,” ucapnya.
“Kami memang sengaja bermain defend counter. Kami tunggu mereka di area sendiri dan berharap bisa melakukan serangan balik,” tuturnya.
Terkait komposisi pemain, tim pelatih akan mengevaluasi skuad untuk menentukan 23 pemain terbaik dari total 50 pemain dalam daftar awal yang akan dibawa ke Piala Asia.





