Toyota Indonesia Rangkul CATL untuk Tingkatkan Kemampuan Produksi Baterai EV
Toyota Indonesia gandeng CATL, investasi Rp1,3 triliun untuk produksi baterai EV dan perkuat ekosistem kendaraan elektrifikasi nasional.
Di mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV), termasuk Flexible Fuel Vehicles (FFVs) dengan menggunakan campuran bioethanol, yang sesuai dengan beragam kebutuhan mobilitas konsumen di pasar Indonesia.
Baca juga: Hino Terus Dongkrak Tingkat Kandungan Dalam Negeri hingga Tembus 71,85%
Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto menjelaskan bahwa perusahaannya memiliki lini produksi baterai pack di pabrik Karawang untuk memproduksi baterai Toyota Kijang Innova Zenix HEV, Veloz HEV, dan Yaris Cross HEV.
"Melalui kolaborasi strategis dengan CATL di Indonesia, kami berupaya meningkatkan kemampuan produksi battery assy pack hingga pembuatan sel baterai dan modul secara menyeluruh," ungkap Nandi, Senin (20/4).
Alhasil, komponen sel baterai dan modul yang sebelumnya diimpor, akan di produksi oleh sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Kemitraan ini tidak hanya akan memperbesar investasi, tetapi juga mendukung inisiatif multipathway Toyota menuju netralitas karbon melalui penguatan rantai pasok lokal.
Baca juga: Hyundai Gowa Beri Tips Hemat BBM dan Umumkan Layanan Servis Buka di Hari Minggu



