Komentar Pelatih usai Persija Tersandung Lagi
Pelatih Persija, Mauricio Souza menyoroti penampilan anak asuhnya gagal mengonversi banyak peluang menjadi gol.
www.sportcorner.id - Pelatih Persija, Mauricio Souza menyoroti penampilan anak asuhnya gagal mengonversi banyak peluang menjadi gol.
Sebanyak 25 tembakan, dengan 10 di antaranya tepat sasaran, belum mampu membawa Persija meraih kemenangan atas PSIM. Berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (22/4/2026) sore, Persija harus puas dengan skor 1-1.
Persija tertinggal lebih dulu saat pertandingan baru berjalan empat menit. Berawal dari skema serangan balik, Norberto Ezequiel Vidal berhasil membobol gawang yang dikawal Carlos Eduardo.
Merespons situasi tersebut, Persija menunjukkan reaksi positif. Bermain sabar dalam membangun serangan, Macan Kemayoran mampu mencetak gol balasan. Allano Lima sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti pada menit ke-20.
Sejatinya, Persija memiliki peluang untuk berbalik unggul kembali melalui titik putih. Namun, eksekusi Emaxwell Souza belum mampu berbuah gol. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir.
Pelatih Mauricio Souza kembali menyrooti efektivitas anak asuhnya karena punya banyak peluang mencetak gol.
"Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol. Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, dan juga memiliki satu penalti yang gagal," katanya.
"Saya selalu mengatakan bahwa kalau kalah itu tanggung jawab bersama, dan kalau menang juga kemenangan bersama. Kami sudah membahas kualitas PSIM yang memiliki kemampuan teknis tinggi," ujarnya.





