'The Longest Wait': Perjalanan Timnas Indonesia Diangkat ke Layar Lebar
Perjuangan timnas Indonesia yang begitu luar biasa di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dibuatkan film dokumenter.
"Tetapi dari film ini masyarakat akan bisa melihat apa yang dilakukan oleh pemain di luar lapangan," katanya.
Diproduksi oleh Fremantle Indonesia dan Beach House Pictures, a Fremantle company, rumah produksi pemenang penghargaan kelas dunia seperti Emmy Awards, serta kreator di balik dokumenter 'Ice Cold: Murder, Coffee & Jessica Wongso'.
'The Longest Wait' menghadirkan pendekatan sinematik dengan akses dan perspektif yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Melihat pendekatan tersebut, Donovan Chan dari Beach House Pictures menjelaskan bahwa sejak awal film ini memang tidak diposisikan sebagai sekadar cerita olahraga, melainkan refleksi dari perjalanan sebuah bangsa.
“Sejak awal, kami melihat ini lebih dari sekadar kisah sepak bola. Ini tentang sebuah bangsa yang telah menunggu, berharap, dan tidak pernah benar-benar melepaskan mimpinya," kata Donovan.
"'The Longest Wait' memberi kami kesempatan langka untuk menangkap bukan hanya apa yang dilihat orang di lapangan, tetapi juga semua yang terjadi di baliknya,” ucapnya.
Sementara itu, Sakti Parantean dari Fremantle Indonesia menegaskan bahwa film ini berbicara pada level yang lebih luas dari sekadar pertandingan.
“Kami percaya ini adalah cerita yang dimiliki semua orang Indonesia. Bukan hanya tentang tim nasional, tapi tentang harapan yang kita rasakan bersama—di stadion, di rumah, di mana pun kita berada,” katanya.
Film ini menangkap pengorbanan yang tak selalu terlihat seperti jarak dengan keluarga, beban ekspektasi, hingga pergulatan batin yang menyertai perjalanan mereka.



