Kriteria Penilaian Penghargaan Individu IBL 2026
Liga akan segera menghitung dan mengumumkan nama-nama pemain dan pelatih yang masuk nominasi penghargaan individu.
Secara definisi, penghargaan IBL Finals MVP diberikan kepada pemain IBL dengan performa terbaik di seri final, baik itu lokal maupun asing. Statistik yang diperhatikan tentu saja adalah PPG, APG, RPG, MPG, Efficiency, dan +/-.
Terlepas dari hitungan angka-angka statistik, kehadiran pemain memang punya peran besar dalam mempengaruhi kriteria penilaian. Bukan hanya tentang produktifitas poin saja, melainkan dia punya dampak besar dalam serangan dan pertahanan.
Efficiency adalah performa pemain berdasarkan statistik individu yang dilihat berdasarkan kontribusi yang diberikan (points, rebounds, assists, steal, blocked shots) dikurangi dengan beban yang dibuat (turnover, field goal misses, dan free throw misses).
Sementara itu, penggunaan plus/minus untuk melihat perbedaan skor ketika pemain masuk lapangan hingga meninggalkan lapangan.
Sedangkan Team Nett Rating harus positif karena menggambarkan kontribusi positif dari pemain secara keseluruhan di tim tersebut saat bermain sehingga tim mampu mencetak poin lebih banyak.
Kemudian juga masuk dalam penilaian attitude dimana sikap dan perilaku pemain di dalam permainan terkait pertandingan, peraturan, perilaku dengan seluruh pihak yang terlibat seperti tim (termasuk lawan, perangkat pertandingan dan fans) selama musim regular berlangsung.
Di antaranya tersebut tidak memperoleh/minim hukuman berat seperti disqualifying foul dan atau ejected akibat perilaku yang berlebihan/dinilai negatif di lapangan.


