Jelang Playoff IBL 2026, Satria Muda Hadapi Situasi Sulit
Tim-tim yang akan berlaga di Playoffs sudah mulai membangun momentum di akhir musim reguler IBL 2026.
www.sportcorner.id - Tim-tim yang akan berlaga di Playoffs sudah mulai membangun momentum di akhir musim reguler IBL 2026.
Namun itu gagal dilakukan oleh Satria Muda Pertamina Bandung. Situasinya sekarang menjadi rumit bagi tim asuhan Djordje Jovicic.
Satria Muda mengalami kekalahan menyakitkan atas Hangtuah, dengan skor 62-70, di GOR Ciracas, Jakarta, pada Jumat malam (8/5).
Tentu saja kekalahan di laga ke-19 musim ini, membuat peluang Satria Muda mendapatkan posisi puncak klasemen menjadi lebih berat.
Selain itu juga membuyarkan prediksi para pengamat basket, yang berpendapat bahwa akhir musim reguler semakin menarik dengan perebutan tahta klasemen akhir antara Satria Muda melawan Pelita Jaya Basketball Jakarta.
Tapi Djordje Jovicic, kekalahan tersebut membuktikan bahwa Satria Muda mengalami kesulitan.
"Saya tidak puas dengan permainan malam ini. Karena game plan kami rusak, dan saya tidak tahu apa penyebabnya," kata Djordje.
"Bukan karena kami tidak memainkan dua pemain asing. Itu bukan alasan. Kami harus segera belajar. Share ball lebih banyak lagi. Karena kami harus bermain di Playoffs," ucapnya.
Djordje juga menyinggung bahwa timnya sudah punya persiapan yang matang untuk menghadapi Hangtuah. Bahkan, dengan hanya satu pemain asing (Jalen Jones) dalam roster-nya kali ini. Tetapi komunikasi tidak berjalan dengan baik, sehingga mereka bisa kalah dari Hangtuah.
"Kami bermain lebih baik di babak pertama, kami bisa kontrol pertandingan. Saat mereka memainkan zone defense dan menekan kami. Kami tidak bisa menemukan jawaban," ucapnya.


