Salah Satu Kelemahan Persija Musim Ini, Tak Punya Penyerang Tajam
Persija Jakarta gagal meraih gelar juara Super League 2025/2026 dan dipastikan finis di posisi tiga.
www.sportcorner.id - Persija Jakarta gagal meraih gelar juara Super League 2025/2026 dan dipastikan finis di posisi tiga.
Persija gagal bersaing dengan Persib dan Borneo FC di musim ini. Hingga pekan ke-33, hanya Persib dan Borneo FC yang bersaing meraih gelar juara.
Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko mengakui, salah satu kekurangan timnya pada musim ini adalah tidak mempunyai striker haus gol seperti Marko Simic yang mampu mengantarkan tim juara Liga 1 Indonesia pada 2018.
Menurut Ardhi, ketiadaan penyerang tajam membuat Persija gagal bersaing merebut gelar juara pada pekan-pekan terakhir dan harus puas finis di posisi ketiga klasemen.
"Kami tidak mempunyai goal getter. Jadi saat bola itu sudah sampai ke depan, susah untuk membuat gol," ujar Ardhi.
Ketika membawa Persija juara Liga 1 pada 2018, Simic mencetak 28 gol untuk Macan Kemayoran. Jumlah gol pesepak bola asal Kroasia tersebut lebih dari setengah jumlah gol Persija di musim itu yang berjumlah 53 gol.
Sebagai perbandingan, pada musim 2025/2026, pencetak gol terbanyak Persija Maxwell Souza membuat 15 gol. Jumlah gol striker asal Brasil itu tidak lebih dari seperempat total gol Macan Kemayoran yang berjumlah 62 gol.
Tapi, Ardhi tetap menilai secara keseluruhan Persija tahun ini lebih baik dibandingkan tahun 2018.
Saat ini, Persija memiliki 68 poin dan bisa bertambah lagi apabila meraih kemenangan pada laga terakhir musim ini menghadapi Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (23/5).





