Arsenal di 2 Final Liga Champions: Unggul Lebih Dulu, Endingnya Kalah
Arsenal mengalami nasib yang serupa di final Liga Champions. Sempat unggul lebih dulu, akhirnya tetap kalah.
www.sportcorner.id - Arsenal mengalami nasib yang serupa di final Liga Champions. Sempat unggul lebih dulu, akhirnya tetap kalah.
Arsenal gagal mengawinkan gelar Liga Premier Inggris dengan Liga Champions usai kalah lawan PSG.
Berlaga di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026), Arsenal kalah lawan PSG lewat adu penalti.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal 90 menit. Arsenal unggul lebih dulu melalui gol Kai Havertz. PSG membalas berkat gol penalti Ousmane Dembele.
Di drama adu penalti, dua penendang Arsenal gagal mencetak gol, yakni Eberechi Eze dan Gabriel.
Sedangkan Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli sukses menjadi eksekutor The Gunners.
Sementara itu, hanya satu penendang penalti PSG yang gagal, yakni Nuno Mendes. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjadi eksekutor.
Kejadian serupa pernah dialami Arsenal di final Liga Champions 2006. Saat itu, The Gunners kalah 1-2 lawan Barcelona.
Pada laga itu, Arsenal unggul lebih dulu berkat gol Sol Campbell. Tapi, Barcelona comeback melalui gol Samuel Eto'o dan Julian Belleti.
Kapten Arsenal, Declan Rice menyebut kalah lewat adu penalti sangat tidak menyenangkan.
"Gagal mencetak gol dari titik penalti di final Liga Champions, tentu saja itu tidak menyenangkan. Ini terjadi di sepak bola katanya, dikutip dari BBC, Minggu (31/5/2026).
Rice tak menyalahkan rekannya yang gagal mencetak gol dalam tendangan penalti
"Semua orang pernah gagal mencetak gol dari titik penalti dan tanpa kedua pemain itu musim ini, kami tidak akan memenangkan Liga Premier, itu sudah pasti," ucapnya.




