Alwi Farhan Sulit Move On dari Kegagalan di Piala Thomas 2026

Alwi Farhan mengaku masih sulit melupakan kegagalan di ajang Piala Thomas 2026.

Share:
article
Bulutangkis

www.sportcorner.id - Alwi Farhan mengaku masih sulit melupakan kegagalan di ajang Piala Thomas 2026.

Alwi dipercaya menjadi tunggal kedua di tim Piala Thomas Indonesia. Tapi, justru tim Merah Putih mencetak sejarah buruk gagal lolos dari fase grup.

Menang lawan Aljazair dan Thailand, Indonesia kalah dari Prancis di laga pamungkas dan membuat Jonatan Christie dan kawan-kawan gugur.

Alwi mengaku masih sulit melupakan kegagalan pahit tersebut. Tapi, bukan berarti dia berlarut-larut dalam kesedihan dan kekecewaan.

"Thomas Cup cukup memukul saya secara pribadi dan tim pastinya. Pengalaman  itu saya jadikan cambukan dan semangat. Saya rasa tenaga saya cukup banyak untuk menghadapi itu semua," ujar Alwi, dalam sesi jumpa pers Indonesia Open 2026, Senin (1/6/2026).

Usai Piala Thomas, penampilan Alwi cukup baik termasuk lolos ke semifinal Singapore Open 2026 dan mengalahkan peringkat satu dunia, Shi Yu Qi, di babak 16 besar.

"Progres saya cukup oke setelah Piala Thomas. Walau cuma sampai semifinal (Singapore Open) tapi saya merasa ada progres. Ada rasa menghantui. Tapi itu sebagai tantangan dan tanggung jawab saya sebagai atlet," ungkapnya.

Alwi punya harapan besar di Indonesia Open 2026. Ini bukan kali pertama dia main di Istora Gelora Bung Karno. Alwi menjadi juara di Indonesia Masters 2026 pada Januari lalu.

"Harapan saya pasti semoga banyak dukungan dari penonton. Semoga bisa datang semua mendukung. Secara pribadi, saya cukup puas dengan progres permainan. Saya harus bisa mengontrol emosi dan ekspektasi orang-orang. Saya ingin tampil maksimal di Indonesia Open 2026," pungkasnya.


Baca Juga

Rehan/Gloria Comeback, Tampil di Singapore Open 2026

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di All England 2026/Foto: PBSI

Raymond/Joaquin Absen di Singapore Open 2026

Hasil Malaysia Masters 2026: Ubed Lolos ke 16 Besar