PBVSI Terapkan Salary Cap dan Syarat Peminjaman Pemain Proliga
PBVSI menerapkan salary cap dan peminjaman pemain Proliga demi mewujudkan kompetisi yang lebih sehat, adil, dan kompetitif.
Detail distribusi biaya adalah 90 persen untuk klub asal pemain dan 10 persen untuk PBVSI. Tujuannya untuk melindungi pembinaan atlet sekaligus menciptakan mekanisme transfer yang lebih adil dan transparan.
Batas Peminjaman Pemain Nasional
Ada pun batas peminjaman pemain nasional adalah:
Klub tanpa pemain nasional binaan maksimal tiga pemain nasional
Klub dengan 1 pemain nasional binaan maksimal 3 pemain nasional
Klub dengan 2 pemain nasional binaan maksimal 2 pemain nasional
Klub dengan 3 atau lebih pemain nasional binaan maksimal 1 pemain nasional
Jenis Sanksi
Klub yang melanggar ketentuan regulasi dapat dikenakan:
Denda atas kelebihan salary cap
Denda atas kelebihan biaya peminjaman pemain
Pembayaran denda wajib dilakukan paling lambat 7 hari sejak pelanggaran terjadi
Klub yang belum menyelesaikan pembayaran denda tidak diperkenankan memainkan pemain bersangkutan dalam kompetisi
Nantinya uang denda akan dialokasikan ke klub peserta Proliga sebesar 90 persen dan 10 persen untuk PBVSI.
PBVSI akan melakukan audit terhadap kepatuhan salary cap dan biaya peminjaman. Seluruh klub wajib memberikan data yang diperlukan dalam proses audit.
PBVSI akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap regulasi baru ini dengan tujuan menyempurnakan regulasi, menjaga keseimbangan kompetisi, meningkatkan kualitas Proliga, dan memperkuat masa depan voli Indonesia.


