Pelita Jaya Tumbang di Game 1 Semifinal IBL 2026
Troy Gillenwater mencetak 35 poin termasuk tip-in di sisa waktu kurang dari satu detik untuk menyelamatkan Dewa United Banten yang hampir kolaps.
"Pelita Jaya melakukan adjustment yang bagus di babak kedua. Mereka bisa mengejar kami yang bermain bagus di babak pertama," kata Joshua Ibarra, setelah pertandingan.
"Kami banyak belajar dari pertandingan ini, khususnya bagaimana kami harus tampil lebih baik di kuarter ketiga, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujarnya.
Gillenwater menjadi momok menakutkan bagi pertahanan Pelita Jaya. Dia bisa mendulang angka terbanyak untuk Dewa United, dengan memasukkan 14 dari 27 percobaan tembakan, termasuk empat tembakan three point dari delapan percobaan.
Ibarra mengoleksi 22 poin dan 14 rebound, sementara Donell Cooper II mencetak 10 poin, 12 assist, delapan rebound, dan lima steal.
Dari kubu Pelita Jaya, dua pemain mencetak double-double, yaitu Perrin Buford 23 poin dan 12 rebound, serta Jeffree Withey 20 poin dan 13 rebound. Sedangkan kontribusi bangku cadangan Pelita Jaya dipimpin oleh Prastawa dengan 16 poin.
Ini menjadi keempat kalinya dalam dua musim terakhir, di mana Pelita Jaya kalah dari Dewa United di PJ Arena. Dimulai sejak Game 2 dan 3 Final IBL 2025, kemudian dilanjutkan pada leg kedua musim reguler IBL 2026, dan Game 1 Semifinal IBL GoPay 2026.
Namun mereka masih punya peluang untuk menghapus rekor buruk tersebut. Pasalnya Game 2 untuk seri Best Of 5 antara kedua tim masih akan digelar di PJ Arena, pada hari Selasa pekan depan (8/6).


