Amerika Serikat Tolak Visa 14 Pejabat Iran di Piala Dunia 2026
Federasi Sepak Bola Iran (IFF) menuduh Amerika Serikat melakukan aksi balas dendam terkait penolakan visa untuk beberapa anggota timnas Iran.
www.sportcorner.id - Federasi Sepak Bola Iran (IFF) menuduh Amerika Serikat melakukan aksi balas dendam terkait penolakan visa untuk anggota manajerial dan administratif rombongan tim ke Piala Dunia 2026.
IFF mengatakan 14 pejabat dan staf telah ditolak visanya menjelang pertandingan Piala Dunia 2026 di Inglewood, California, dan Seattle.
Daftar tersebut termasuk wakil presiden federasi, Mehdi Mohammad Nabi, dan sekretaris jenderal Hedayat Mombeini.
Belum diketahui apakah presiden federasi Mehdi Taj telah diberikan visa atau tidak.
Ketegangan telah meningkat antara AS dan Iran sejak perang di Iran pecah pada bulan Februari.
Perselisihan tersebut menyebabkan Iran memindahkan kamp pelatihan mereka dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko. Kota terakhir ini berada tepat di seberang perbatasan AS dari San Diego.
Menurut IFF, penolakan visa tersebut secara efektif telah menolak kesempatan bagi tim nasional Iran untuk mendapatkan lapangan bermain yang setara dan kompetisi yang bebas dari diskriminasi.
Skuad Iran telah mempersiapkan diri untuk Piala Dunia di Antalya, Turki, dan dijadwalkan terbang ke Meksiko pada 6 Juni. Timnas Iran mengatakan telah menerima visa dari Kedutaan Besar Meksiko di Antalya.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio mengatakan awal pekan ini bahwa rombongan Iran akan diawasi ketat untuk mencari orang-orang yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam.
“Kami tidak memiliki masalah dengan para atlet, seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya, atau staf pendukung mereka,” kata Rubio.



