Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani Main di Final Turnamen Super 1000 Pertama

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membidik gelar juara di ajang Indonesia Open 2026.

Share:
article
Bulutangkis

www.sportcorner.id - Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membidik gelar juara di ajang Indonesia Open 2026.

Ganda putra muda rangking dua dunia ini tak mau menyia-nyiakan kesempatan setelah susah payah lolos ke partai final.

Tiket final diamankan Raymond /Joaquin setelah menang straight game atas rekan senegara, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani dengan skor 21-15, 21-18.

Berlaga di final turnamen level Super 1000 pertama, Raymond/Joaquin tak mau memikirkan soal pressure di babak final. Sebagai pemain muda, Raymond/Joaquin akan mencoba untuk bermain lepas agar bisa mengeluarkan semua kemampuan mereka di lapangan.

“Kalau terbebani itu beban sih pasti ada, pressure itu ada. Cuma memang tinggal bagaimana cara kami mengatasi pressure itu saja," kata Joaquin.

"Jadi ya sama sih seperti sebelumnya, kami akan mencoba main all out, bagaimana caranya kami melawan mereka dan kami juga mohon dukungannya buat para Badminton Lovers buat datang langsung dan dukung kami besok,” ujarnya.

Perjalanan Raymond/Joaquin ke babak final tidaklah mudah. Di babak pertama, Raymond/Joaquin memetik kemenangan atas Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi (Jepang), dengan skor 21-9, 21-13. Kejutan tercipta saat Raymond/Joaquin menaklukkan unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), dengan permainan straight game, 21-14, 21-14.

Di babak perempatfinal, giliran Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) yang dihentikan Raymond/Joaquin dengan pertarungan tiga game, 16-21, 24-22, 21-18.


Baca Juga

Raymond/Joaquin Tak Mau Disebut 'Mini Minions'