Pelatih Inggris Thomas Tuchel Frustrasi dengan 'Tembok' Ghana
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengatakan timnya dibuat frustrasi oleh pertahanan tangguh yang ditampilkan Ghana.
www.sportcorner.id - Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengatakan timnya dibuat frustrasi oleh pertahanan tangguh yang ditampilkan Ghana.
Inggris gagal mengulangi permainan sepak bola mengalir yang sebelumnya membuat mereka mendominasi Kroasia di laga pembuka Piala Dunia, setelah ditahan imbang 0-0 oleh Ghana di Stadion Boston, Rabu (24/6/2026) pagi WIB.
"Saya sangat menghormati mereka (Ghana). Mereka bertahan dengan tekad dan disiplin tinggi, serta menampilkan salah satu permainan paling mengandalkan fisik yang pernah saya lihat dari sebuah tim yang sedang bertahan," ujarnya, dikutip dari Reuters, Rabu (24/6/2026).
"Kami memiliki cukup banyak situasi bola mati untuk menentukan hasil pertandingan, namun penyelesaian akhir kami kurang tajam," katanya.
Tuchel mengakui bahwa para penggemar mungkin merasa frustrasi setelah Inggris gagal mengulangi permainan atraktif lawan Kroasia.
Penguasaan bola Inggris sebesar 78,8 persen saat melawan Ghana merupakan angka tertinggi yang pernah tercatat sejak 1966 bagi tim mana pun dalam pertandingan Piala Dunia tanpa berhasil mencetak gol.
"Jika satu tim berusaha bermain dan bergerak menghadapi pertahanan yang sangat rapat, lalu Anda tidak menemukan celah dan sulit menciptakan peluang, pertandingan itu bisa jadi sulit untuk ditonton," ucapnya.
"Kami selalu berusaha menghibur penggemar kami. Hari ini situasinya sulit. Saya harap mereka tidak kehilangan keyakinan. Perjalanan masih panjang," ungkapnya.
Tuchel juga mengatakan bahwa kecil kemungkinannya Harry Kane akan kembali menyia-nyiakan peluang emas seperti yang ia lewatkan saat bola melambung jauh di atas mistar gawang pada menit ke-86—menyusul sundulan pemain pengganti Nico O'Reilly yang membentur mistar dan memantul tepat ke arah kapten Inggris tersebut.





