Warganet +62 Serang Instagram KMSK Deinze, Marselino: Jangan Bikin Malu

Marselino Ferdinan kesal dengan tingkah laku warganet Indonesia yang menyerang akun Instagram klub Belgia, KMSK Deinze.

Share:
article
Bola

www.sportcorner.id - Marselino Ferdinan kesal dengan tingkah laku warganet Indonesia yang menyerang akun Instagram klub Belgia, KMSK Deinze.

Warganet kecewa dengan KSMK Deinze yang belum pernah sekalipun memainkan Marselino. 

Kekecewaan semakin memuncak saat KMSK Deinze memposting daftar pemain untuk menghadapi Zulte Waregem.

Dalam daftar pemain yang diumumkan, tak ada nama Marselino. Warganet kecewa karena penampilan Marselino bersama timnas Indonesia sedang bagus-bagusnya.

Marselino sebenarnya pernah diberikan kesempatan bermain, tapi di laga uji coba. Bahkan, dia berhasil mencetak gol di pertandingan tersebut.

Warganet kesal karena KMSK Deinze tak kunjung memberikan Marselino menit bermain.

"Di preseason Main bagus masak ga dipakai gak adil," tulis akun @pratamaa_jack.

"Moga aja kalah ini tim," tulis akun @andyazzs.

"NO MARCELINO NO PARTY," tulis akun @pojokberkahwarkop.

"Kalo marselino ga dimainin mending pindah klub aja adeh," tulis akun @ditos999.

Marselino mengetahui akun Instagram KMSK Deinze diserang warganet Indonesia. Dia justru malu dengan tingkah laku warganet +62.

Marselino menyebut, main di Eropa bukan perkara mudah. Dia membandingkan dengan Takefusa Kubo yang butuh tujuh tahun main di Eropa sebelum dapat kesempatan main reguler bersama Real Sociedad.

"Bikin malu ya pemainnya aja lagi berproses enak-enak aja. Ini netizen heboh HAHAHAH. Kubo 7 tahun di eropa dpikir gampang kali yaa," tulis Marselino.


Baca Juga

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Persiapan Minim Persebaya Hadapi PSBS Biak

Marc Klok/Foto: Persib

Mentalitas Persib Diuji saat Lawan Bhayangkara FC

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Tekad Persija Sapu Bersih Laga Tersisa

Logo Piala Dunia 2026/Foto: Istimewa

Ada Aturan Baru di Piala Dunia 2026