Lapor KPK Nih, Barcelona Kena Kasus Korupsi dan Penyuapan

Barcelona didakwa dengan dugaan kasus suap pembayaran senilai lebih dari tujuh juta Euro (114 miliar Rupiah) kepada komite wasit.

Share:
article
Bola

[Baca Juga: Piala Suhandinata 2023: Potensi Tercipta Final Ideal]

Barcelona membayar perusahaan Negreira lebih dari 7 juta Euro antara tahun 2001 dan 2018 saat dia menjadi wakil presiden komite wasit. Dia sebelumnya menjadi wasit papan atas Spanyol.

Joan Laporta, presiden petahana Barca, mengatakan bahwa pembayaran tersebut adalah untuk laporan teknis tentang wasit dan membantah klub pernah membeli wasit atau pengaruh.

Jaksa penuntut menuduh Rosell dan Bartomeu memiliki perjanjian dengan Negreira.

"Dia akan melakukan tindakan yang bertujuan untuk menguntungkan Barcelona dalam pengambilan keputusan wasit dalam pertandingan yang dimainkan oleh klub dan dengan demikian dalam hasil kompetisi," bunyi pernyataan jaksa penuntut.

Rosell adalah presiden Barcelona dari 2010 hingga 2014 sebelum Bartomeu menggantikannya. Setelah enam tahun memimpin klub Catalan itu, Bartomeu mengundurkan diri pada tahun 2020, dan Laporta terpilih sebagai penggantinya pada tahun 2021.


Baca Juga

Hari Raya Idul Fitri, Persib Libur Satu Pekan

Lionel Messi di Chile vs Argentina/Foto: X Timnas Argentina

Alasan Finalissima Argentina vs Spanyol Dibatalkan

Dewa United Puas Imbangi Persija di JIS

Bojan Hodak/Foto: Persib

Persib Gagal Menang, Bojan Hodak Tetap Puas

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Hadapi Dewa United, Persija Tanpa Tiga Pemain Kunci

Juru taktik Persib Bandung Bojan Hodak. (Dok. Persib)

Borneo FC vs Persib: Beban Ada di Tuan Rumah

Motivasi Tinggi Borneo FC Jungkalkan Persib

Harapan Umuh di Laga Borneo FC vs Persib

Filosofi di Balik Jersey Baru Timnas Indonesia

Cara Beli Jersey Baru Timnas Indonesia