Jersey Bernuansa Batik dari Sejumlah Klub di Indonesia
Persis Solo dan PSIM Yogyakarta pernah menggunakan motif batik yang digunakan di jerseny-nya.
Yakni, kemakmuran, kejayaan dan keberanian.
Pada tahun 2017 Sriwijaya masih berkompetisi di Liga 1. Kini tim berjuluk Laskar Wong Kito ini bermain di kompetisi Liga 2.

- PSIM Yogyakarta
Klub yang bermain di Liga 2 ini memang sering mamaki motif batik untuk jersenya. Pada tahun 2006, PSIM makai motif batik parang.
Motif Parang merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. Motif batik ini memiliki makna untuk tidak pernah menyerah.
Sedangkan di tahun 2012 sempat menggunakan motif batik Kawung.
- Persip Pekalongan
Di musim kompetisi Liga 2 2017, Persip menggunakan jersey bernuansa batik. Apalagi Pekalongan merupakan berjuluk Kota Batik.
Persip menggunakan motif batik tujuh rupa (batik khas Pekalongan) yang sangat kental dengan nuansa alam.
- Barito Putera
Pada musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015, Barito Putera menggunakan jersey bermotif batik. Klub kebanggaan Banjarmasin ini memakai motif batik Sasirangan.

