Indonesia Tutup Mata, Fans Bayern Peduli Tragedi Kanjuruhan

Laga antara Bayern Munchen vs SC Freiburg berlangsung di pekan ketujuh Bundesliga musim ini.

Share:
article
Bola

Belum tuntas, kasus ini dikategorikan sebagai pelanggaran HAM akibat tata kelola sepak bola.

Seolah dilupakan tanah air, tragedi ini justru diingat oleh masyarakat dunia.

Fans dari Bayern masih mengharapkan adanya keadilan melalui dukungannya ini.

[Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika 2023, Apa Kabar Mbak Rara Pawang Hujan?]

Tulisan ini kemudian di unggah kembali oleh akun @idextratime yang memicu respons dari netizen.

"Mereka belum melupakan, tapi pemerintah konoha sudahh melupakan. Damnnnn," ditulis oleh akun centang biru @radifalfian_.

"Yang jauh disana masih berharap keadilan, sementara yg disini.....," tulis akun centang biru lainnya yaitu @ayah2q.

Selain banner dukungan terhadap tragedi Kanjuruhan, terdapat juga banner lain yang dinaikkan oleh Ultras Bayern.

Mereka mengingatkan kembali bahwa mereka tidak mendukung kasus kebencian terhadap wanita.

Dukungan ini mengarah pada kasus KDRT yang dilakukan mantan pemain Bayern Munchen, Jerome Boateng.

Boateng dinyatakan bersalah setelah terbukti menganiaya mantan pacarnya, Sherin Senler pada 2018 lalu.

Penulis: Dheidra Anggraeni Puspa Winata


Baca Juga

Inter Milan Raih Gelar Scudetto ke-21

Setiap Laga Bagaikan Final untuk Persib

PSIM Bukan Lawan Mudah untuk Persib

Misi Jean Mota di 4 Laga Tersisa Persija

Kunci Kemenangan Telak Persebaya Lawan PSBS Biak

Pendapat Marc Klok jelang laga Persib Bandung vs Borneo FC. (Foto: Instagram/persib)

Pernyataan Persib usai Marc Klok Dituduh Rasis

Persebaya Pantang Remehkan PSBS Biak

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Persiapan Minim Persebaya Hadapi PSBS Biak