Sejarah Panjang Rivalitas Real Madrid dan Barcelona

Pertandingan antara Real Madrid melawan Barcelona disebut sebagai salah satu laga paling panas di dunia.

Share:
article
Bola

www.sportcorner.id - Pertandingan antara Real Madrid melawan Barcelona disebut sebagai salah satu laga paling panas di dunia.

Duel Madrid melawan Barcelona kerap disebut sebagai El Clasico. Keduanya merupakan simbol dari klub raksasa Spanyol.

Meski tak satu kota, tetapi pertandingan yang mempertemukan Barcelona dan Madrid selalu panas.

Ternyata, ada aroma politis dan wilayah di balik panasnya rivalitas Madrid dan Barcelona.

Barcelona merupakan ibu kota dari Katalunya, wilayah otonom Spanyol yang punya budaya, bahasa, dan politik berbeda dari Spanyol.

Sedangkan Madrid melambangkan klub yang mewakili pemerintahan Spanyol dan selalu dinaggap sebagai klub elit.

[Baca Juga: Link Live Streaming El Clasico Barcelona vs Madrid]

Rivalitas Barcelona dan Madrid semakin memuncak setelah perang sipil pada tahun 1936-1939. Barcelona tak senang dengan rezim Franco di Spanyol.

Itu sebabnya, Barcelona selalu ingin merdeka dari Spanyol dan menjadi negara sendiri. Sementara Madrid disebut sebagai klub yang mewakili rezim Franco.

Kala itu, Franco menggunakan sepak bola untuk semakin memperkuat kekuasaannya di Spanyol.

Hingga kini, nuansa politis tak hilang dari rivalitas abadi Barcelona dan Madrid.

El Clasico pertama berlangsung pada 1929, selang dua minggu setelah musim La Liga yang pertama.


Baca Juga

Selebrasi Persib Bandung/foto: Instagram Persib

Kickoff Persib vs Arema FC Berubah

Persib Langsung Fokus ke Laga Berikutnya

Bali United Kecewa Kehilangan Poin di Markas Persib

Bali United Ingin Kejutkan Persib Bandung

Ambisi Persib Raih Tiga Poin Lawan Bali United

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Pelatih Bersyukur Persija Akhiri Tren Negatif

Jordi Amat Cetak Gol ke Gawang Persebaya/Foto: Persija.id

Persija Menanti Dukungan Penuh Jakmania di SUGBK

Bek Persija Jakarta, Jordi Amat/Media Persija

Jordi Amat dan Dony Tri Pamungkas Menolak Menyerah