Wednesday, April 17, 2024

www.SportCorner.id PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek mobil DFSK di Indonesia, sudah menghadirkan kendaraan listrik mulai dari DFSK Gelora E untuk kebutuhan niaga dan Seres E1 yang diperuntukan kendaraan penumpang di dalam kota.

Menurut Deputy Head of Customer Service Division DFSK Herry Bertus Windyarto, sistem penggerak yang berbeda antara kendaraan listrik dengan kendaraan konvensional (internal combustion engine) membuat penggunaan, perawatan, hingga penangannya di kondisi darurat berbeda. Salah satu yang perlu diantisipasi adalah ketika kendaraan listrik mogok dan penangannya.

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh pengguna kendaraan listrik apabila mengalami mogok di tengah perjalanan adalah harus tenang. Pastikan semua penumpang dan posisi kendaraan berada di posisi yang aman.

Apabila ingin mendereknya, pastikan dilakukan dengan benar dan tepat agar tidak menambah kerusakan yang bisa membuat biaya perbaikan semakin bengkak. Pastikan juga kendaraan derek yang digunakan berjenis flatbed, sehingga posisi kendaraan yang mogok bisa digendong sepenuhnya di atas kendaraan derek.

Penggunaan kendaraan derek model flatbed ini bertujuan untuk meminimalisasi kerusakan di motor penggerak apabila dipaksa diderek atau bahkan di dorong terlalu jauh.

“Kendaraan listrik menggunakan motor penggerak untuk memutar roda dan komponen ini tidak bisa bekerja apabila kendaraan dalam kondisi mati. Oleh sebab itu gunakan derek flatbed apabila kondisi kendaraan mogok, dan segera antarkan kendaraan ke bengkel resmi untuk mendapatkan penanganan yang optimal dari mekanik kami yang sudah terlatih dan jaminan suku cadang yang original,” Herry.