PBSI Ungkap Kunci Sukses Pebulutangkis di Beberapa Turnamen Terakhir

PBSI tak main-main dalam menerapkan sport science demi meraih prestasi di kancah internasional.

Share:
article
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Juara All England 2024 (Foto: Sportcorner.id/Reza Adi Surya)
Olahraga
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Juara All England 2024 (Foto: Sportcorner.id/Reza Adi Surya)

Penerapan sport science nantinya menghasilkan pola latihan yang terukur dan tailor-made serta dapat dipantau secara real time.

"Kita tidak bisa lagi bilang, si A mainnya lagi jelek, si B tidak bugar. Ukurannya apa? Di sini pentingnya analisis performa menyediakan data kuantitatif dan real time," ucapnya.

[Baca Juga: Postingan Instagram Justin Hubner Bikin Kuping Fans Vietnam Merah]

"Ini penting karena jadwal turnamen yang padat sepanjang tahun. Atlet kita harus mendapat program latihan, bertanding, fisioterapi, nutrisi, dan recovery yang terukur sehingga penampilannya bisa stabil. Program itu dirancang per individu, karena tidak ada manusia yang sama," ungkapnya.

PBSI membentuk tim Ad Hoc jelang tampil di Olimpiade Paris 2024. Dengan waktu yang mempet, Fadil tetap yakin bulutagkis bisa sukses di olimpiade.

"Tim Ad Hoc ini spiritnya gotong royong, kolaborasi, dan soliditas. Saya bersyukur dan berterima kasih para pakar dan akademisi dari kampus bersedia terlibat," katanya.

"Saya berharap kolaborasi ini dapat menjadi cikal-bakal laboratorium dan PBSI dapat menjadi pelopor sport science di Indonesia," pungkasnya.


Baca Juga

Jadwal dan Klasemen Proliga 2026 Putri Seri Sentul

Janice Tjen di Australian Open 2026/Foto: IG Janice Tjen

Ranking WTA Janice Tjen Per 16 Februari 2026

Bandung bjb Tandamata Wajib Sapu Bersih 4 Laga Tersisa

Erick Thohir Jumpa Menpora Malaysia, Apa yang Dibahas?