Tanggapan PBSI soal Format Baru Turnamen BWF Super 1000
BWF menerapkan format baru untuk turnamen Super 1000 di tahun 2027 dengan jumlah peserta lebih banyak dan jadwal lebih panjang.
www.sportcorner.id - BWF menerapkan format baru untuk turnamen Super 1000 di tahun 2027 dengan jumlah peserta lebih banyak dan jadwal lebih panjang.
Kabid Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menyampaikan bahwa penerapan format baru Indonesia Open dengan durasi 11 hari sebagai turnamen level Super 1000 merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung arah pengembangan bulutangkis dunia yang dicanangkan oleh BWF.
“Dari sisi penyelenggara, penerapan durasi 11 hari tentu berdampak pada meningkatnya biaya operasional karena waktu pelaksanaan yang lebih panjang," ujarnya.
Namun PBSI memandang hal ini sebagai investasi jangka panjang untuk mempertahankan posisi Indonesia Open sebagai turnamen premier dunia, sekaligus menghadirkan standar penyelenggaraan yang sejalan dengan arah global BWF,” katanya.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, format baru ini juga memberikan nilai tambah dari sisi atlet.
“Jumlah peserta nomor tunggal bertambah dari 32 menjadi 48 pemain, sehingga membuka peluang yang lebih luas bagi atlet untuk tampil di level tertinggi. Atlet juga akan menjalani lebih banyak pertandingan karena menggunakan sistem setengah kompetisi hingga lolos ke babak 16 besar,” ucapnya.
Menurut Bambang, aspek kondisi bertanding dan pemulihan atlet menjadi perhatian utama.
“Dengan durasi turnamen yang lebih panjang serta hanya mengunakan dua lapangan pertandingan, atlet memiliki waktu istirahat yang lebih memadai. Hal ini diharapkan dapat menjaga kualitas permainan dan performa atlet sepanjang turnamen,” tambahnya.

