Fakta Unik Guinea, Lawan Timnas U-23 yang Pernah Jadi Bagian Prancis

Terdapat fakta menarik tentang Guinea yang akan jadi lawan Timnas Indonesia U-23 di babak playoff Olimpiade 2024 di Prancis.

Share:
article
Timnas Indonesia dan Guinea U-23 akan memperebutkan satu tiket pamungkas ke Olimpiade 2024 di Paris pada playoff yang diselenggarakan 9 Mei mendatang.
Bola
Timnas Indonesia dan Guinea U-23 akan memperebutkan satu tiket pamungkas ke Olimpiade 2024 di Paris pada playoff yang diselenggarakan 9 Mei mendatang.

www.sportcorner.id - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Guinea U-23 di laga playoff Olimpiade 2024 di Prancis, Kamis (9/5/2024).

Pertandingan untuk memperebutkan satu tiket Olimpiade 2024 dijadwalkan digelar di Training Center Timnas Prancis, di Clairefontaine.

Jelang pertandingan itu ada satu fakta menarik tentang Guinea yang ternyata pernah jadi bagian Prancis.

Sebelum resmi menjadi Guinea seperti sekarang ini, negara yang beribu kota di Conakry itu merupakan wilayah jajahan Prancis hingga 2 Oktober 1958.

Setelah merdeka, Guinea sebelumnya bernama Republik Rakyat Revolusioner Guinea.

[Baca juga: Panggil Moriba si Eks-Barcelona, Guinea Serius Hadapi Timnas Indonesia]

Kemudian pada tahun 1984, negara ini berganti nama menjadi Republik Guinea setelah kematian presiden pertama Ahmed Sekou Toure.

Menilik catatan sejarah, Timnas Guinea di level senior memiliki nasib yang sama dengan Indonesia.

Keduanya sama-sama belum pernah lolos ke Piala Dunia sejak merdeka dari Prancis.

Namun, di pentas regional Afrika, Guinea tercatat pernah mencapai final Piala Afrika pada 1976.

Sementara di level timnas U-23, Guinea memiliki kemiripan dengan Timnas Indonesia U-23.

[Baca juga: Profil Navarone Foor, Pemain Liga Turki yang Minat Jadi WNI]


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030