Tuesday, May 28, 2024

www.SportCorner.id Di Indonesia, kecelakaan sepeda motor masih tinggi dan sering disebabkan oleh kesalahan manusia. Pasalnya banyak rumah tangga yang memiliki sepeda motor untuk penggunaan sehari-hari, namun mereka tidak mempraktikkan teknik berkendara yang benar, terutama dalam situasi berbahaya.

Menurut Korps Lalu Lintas Kepolisian (Korlantas), 76% kasus kecelakaan di Indonesia melibatkan sepeda motor. Penyebabnya adalah karena pengemudi gagal menjaga jarak dan kurang hati-hati serta mengabaikan etika dan aturan saat berkendara.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, Suzuki mengeluarkan beberapa tips praktis yang bermanfaat untuk mengurangi risiko kecelakaan sepeda motor berikut ini.

Jaga posisi motor tetap lurus saat pengereman. Pastikan posisi duduk tegak dan rileks, kedua tangan memegang setang kendali, dan siku sedikit ditekuk.

Jika menghadapi konsisi darurat jaga arah roda motor tetap lurus agar keseimbangan tetap terjaga dan memastikan traksi ban maksimal saat melakukan pengereman.

Terapkan teknik pengereman berkala tanpa panik. Lakukan pengereman secara bertahap dengan menarik tuas rem depan dan belakang dengan interval konstan untuk mengurangi kecepatan secara bertahap.

Cara ini dapat mencegah roda terkunci serta menghindari perangkat rem menjadi panas yang dapat menyebabkan rem gagal berfungsi.  

Berikutnya, ketahui interval waktu untuk pengambilan keputusan. Jaga jarak dengan kendaraan di depan dan gunakan waktu yang cukup untuk membaca situasi jalan. Pengendara biasanya akan mencerna sinyal bahaya dalam waktu 1.5 detik dan memutuskan untuk melakukan pengereman pada detik berikutnya.