Akhirnya Terungkap Alasan Utama Tesla Menghapus Fitur Autopilot-nya

Tesla hapus Autopilot setelah ditekan DMV California akibat dugaan pemasaran menyesatkan soal fitur bantuan mengemudi.

Share:
article
Penamaan dan fungsi fitur Autopilot Tesla dianggap dipasarkan dengan kesan berlebihan. (Bloomberg)
Otomotif
Penamaan dan fungsi fitur Autopilot Tesla dianggap dipasarkan dengan kesan berlebihan. (Bloomberg)

www.SportCorner.id - Tesla baru-baru ini menghapus fitur Autosteer dari mobil-mobil barunya, yang berarti mengakhiri penggunaan nama Autopilot. Kebijakan ini nampaknya dipicu oleh putusan Departement of Motor Vehicles (DMV) California terkait tuduhan lama terkait marketing yang menyesatkan.

Kabar ini menjawab alasan mengapa Tesla menghapus fitur Autopilot miliknya, atau setidaknya mengungkap siapa yang berperan dalam keputusan menghapus Autosteer dari fitur bantuan pengemudi pada Tesla terbaru, yaitu DMV California.

Tesla sempat memperdebatkan hal ini dengan DMV setidaknya sejak 2021. Setelah beberapa bulan terakhir mendapat sorotan, Tesla akhirnya mengambil apa yang disebut DMV sebagai “tindakan korektif” guna menghindari penangguhan izin dilernya di negara bagian Amerika Serikat tersebut.

Baca juga: Shoei Luncurkan Helm Berteknologi AR-HUD Terintegrasi Pertama di Dunia

Intinya, DMV California itu meminta untuk menghapus sepenuhnya branding Autopilot yang telah digunakan selama satu dekade. Pasalnya, cara pemasaran perusahaan tersebut telah melebih-lebihkan kemampuan sebenarnya dari sistem bantuan pengemudinya.

Karena faktanya, fitur yang dinamai Autopilot maupun Full Self-Driving (FSD) itu tetap memerlukan pengawasan manusia dan tidak pernah menjadi sistem yang sepenuhnya otonom.


Baca Juga

Honda PCX 160 kini punya pilihan warna baru. (AHM)

Peluncuran Honda PCX160 dengan Pilihan Warna Terbaru