Monday, June 17, 2024

www.SportCorner.id Chairman of The Board of Directors Toyota Motor Corporation (TMC) Akio Toyoda meminta maaf atas kecurangan massal dalam pengujian sertifikasi untuk tujuh model kendaraan saat produsen otomotif tersebut menghentikan produksi dari tiga model.

Skandal tersebut melibatkan penggunaan data yang tidak memadai atau usang dalam pengujian tabrakan, serta pengujian yang tidak tepat untuk inflasi airbag dan kerusakan pada kursi belakang dalam kecelakaan. Pengujian performa mesin juga ditemukan telah dipalsukan.

Sejatinya, terdapat enam kasus yang melibatkan tujuh model yang diproduksi sejak 2014 (termasuk model yang sudah tak diproduksi). Atas kasus tersebut TMC menghentikan produksi dan pengiriman tiga model yang terlibat, yaitu Corolla Fielder, Corolla Axio, dan Yaris Cross.  

Perusahaan tersebut mengatakan pelanggaran tersebut tidak berdampak keselamatan kendaraan yang sudah berada di jalan, termasuk Corolla subkompak dan kendaraan mewah Lexus.

"Sebagai orang yang bertanggung jawab atas Grup Toyota, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada pelanggan kami, para penggemar mobil, dan semua pemangku kepentingan atas masalah ini, menyusul Hino, Daihatsu, dan Toyota Industries Corporation. Saya benar-benar minta maaf," ungkap Akio.

Cicit dari Sakichi Toyoda (pendiri Toyota) itu kemudian membungkuk dalam dan mempertahankan posisi tersebut selama beberapa detik dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, Senin (3/6) di mana perusahaan meminta maaf atas perilaku yang tidak semestinya.