5 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Timnas Indonesia

Persebaran klub yang menyumbangkan pemain untuk Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday September 2025 mengalami perubahan signifikan.

Share:
article
FIFA Match Day Timnas Indonesia / Instagram Kita Garuda
Bola
FIFA Match Day Timnas Indonesia / Instagram Kita Garuda

Sportcorner.id - Persebaran klub yang menyumbangkan pemain untuk Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday September 2025 mengalami perubahan signifikan. 

Perpindahan pemain pada bursa transfer musim 2025/2026 membuat komposisi skuad Garuda semakin berwarna, bahkan melibatkan klub dari luar negeri.

Menariknya, kali ini tidak hanya klub-klub Liga Indonesia saja yang menjadi penyumbang utama. 

Klub asal Thailand, Buriram United, ikut berkontribusi dengan menghadirkan dua pemain ke skuad Merah Putih. 

Lalu, bagaimana peta kekuatan Timnas Indonesia menjelang laga melawan Lebanon dan Kuwait? Berikut ulasannya.

Baca juga: Murka, Gerald Vanenburg Bongkar Penyebab Timnas U-23 Gagal Kalahkan Laos

Persija Jakarta

Persija Jakarta mengirim Rizky Ridho dan Jordi Amat untuk memperkuat Timnas. Duet bek tangguh ini tampil konsisten di BRI Super League 2025/2026, membawa Persija bersaing di papan atas. 


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030