PBSI: Kombinasi Apri/Fadia Tak Bisa Diteruskan
Pelatih ganda putri, Karel Mainaky menyebut pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tak bisa diteruskan.
www.sportcorner.id - Pelatih ganda putri, Karel Mainaky menyebut pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tak bisa diteruskan.
Selain Apri/Fadia, Karel juga memecah pasangan Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi.
Karel memisahkan pasangan Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi setelah kombinasi keduaya dipasangkan pada pertengahan 2025.
"Kami sudah memberikan kesempatan beberapa pertandingan kepada Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi tapi hasilnya belum memuaskan dan saya kira sudah tidak bisa lagi diteruskan," ujar Karel.
"Sebagai pelatih saya harus cepat mengambil keputusan jadi saya kembali putar menjadi Fadia/Tiwi dan Apri/Lanny," katanya.
Karel membeberkan pertimbangan membongkar dua pasangan ganda putri tersebut.
"Pertimbangannya Fadia lebih membutuhkan yang punya power di belakang dan Tiwi punya kelebihan itu sementara Apri sekarang membutuhkan pasangan yang bisa rotasi dan juga punya power, Lanny saya rasa bisa mengisi pos tersebut," ucapnya.
Karel berharap penampilan Apri/Lanny dan Fadia/Tiwi bisa menunjukkan performa terbaiknya di Indonesia Masters 2026.
Bahkan, keduanya diharapkan bisa menunjukkan penampilan dua ganda putri yang sekarang jadi andalan, Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
"Untuk pertandingan pertama setidaknya di Indonesia Masters 2026 nanti, harapan saya ya mereka bisa menyamai atau bahkan kalau bisa melebihi dua pasangan lainnya yang sudah lumayan progress-nya, Ana/Trias dan Rachel/Febi," ungkapnya.


