Sudah Hafal Gaya Main Lawan, Alwi Tembus 16 Besar Indonesia Masters 2026
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, membuka langkahnya di Indonesia Masters 2026 dengan penampilan meyakinkan.
Selain itu, bermain di Istora GBK memberikan dorongan motivasi tersendiri bagi Alwi. Atmosfer khas yang tercipta dari dukungan publik bulutangkis Tanah Air membuatnya semakin bersemangat. Terlebih, Alwi permain di Istora GBK, tempat yang memiliki nilai historis bagi bulutangkis Indonesia.
Lebih jauh, peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand itu berharap gairah bulutangkis nasional dapat kembali terasa kuat seperti sebelum pandemi. Ia ingin Istora kembali menjadi arena dengan atmosfer luar biasa yang dikenal luas oleh dunia bulutangkis internasional.
“Suatu kehormatan merasakan antusiasme dari para suporter. Saya berharap ke depannya bisa lebih ramai dan terus seperti ini. Secara pribadi, saya ingin bisa ikut mengembalikan atmosfer bulutangkis seperti sebelum COVID, yang kita tahu sangat antusias dan prestasinya juga sangat bagus,” jelasnya.
Terkait kondisi fisiknya, Alwi memastikan dirinya berada dalam keadaan jauh lebih baik. Sebelumnya, ia sempat mengalami gangguan pada bagian perut saat tampil di Malaysia Open.
Kondisi tersebut membuat performanya belum optimal dan langkahnya harus terhenti di babak 32 besar setelah kalah dari wakil Prancis, Alex Lanier, melalui pertandingan tiga gim 13-21, 21-19, 13-21.
“Kembali dari Malaysia memang beberapa hari belum sepenuhnya recovery. Tapi Alhamdulillah sejauh ini bisa dikontrol dan dikendalikan, sehingga sekarang sudah tidak ada rasa sakit sama sekali,” ungkap Alwi.
Dengan kondisi saat ini, Alwi bertekad menampilkan permainan terbaiknya di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Meski demikian, pebulutangkis berusia 20 tahun tersebut memilih untuk tetap fokus menjalani pertandingan demi pertandingan tanpa terburu-buru mematok target besar.

