Tumbang di 16 Besar, Ubed Petik Pelajaran Berharga di Indonesia Masters 2026

Langkah tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, harus terhenti di babak 16 besar Indonesia Masters 2026.

Share:
article
Mohammad Zaki Ubaidillah di Indonesia Masters 2026/Foto: PBSI)
Bulutangkis
Mohammad Zaki Ubaidillah di Indonesia Masters 2026/Foto: PBSI)

Menurut Ubed, perbedaan utama antara pertandingan di SEA Games dan di Daihatsu Indonesia Masters terletak pada kondisi mental serta situasi pertandingan.

Ia menilai pada laga sebelumnya dirinya bisa bermain lebih lepas, sementara kali ini tekanan pertandingan di Istora cukup memengaruhi fokusnya.

Dalam evaluasinya, Ubed mengakui masih kalah dari sisi pengalaman jika dibandingkan dengan Loh Kean Yew. Hal tersebut terlihat dari kemampuan lawan dalam mengatur tempo permainan dan mengendalikan situasi saat berada di bawah tekanan.

“Mungkin kalau dibilang, saya masih kalah pengalaman. Saya belum bisa benar-benar melawan tempo permainan dia. Di SEA Games dulu saya bisa main lebih lepas, sementara di sini mungkin agak tegang, apalagi main di Istora dengan banyak penonton,” ungkap pebulutangkis berusia 17 tahun itu.

Meski demikian, Ubed menilai pertandingan ini tetap memberikan banyak pelajaran berharga. Ia mengaku mendapatkan pengalaman penting terkait pengaturan tempo, kontrol permainan, serta cara menghadapi lawan yang lebih matang secara teknis maupun mental.

“Ada hal positif yang saya dapat. Saya belajar dari dia bagaimana cara menaikkan tempo permainan. Lalu, saat sedang tertinggal, bagaimana tetap bisa mengontrol lawan dengan mengatur pukulan, buangan, dan kecepatan,” jelas peraih medali perak SEA Games 2025 Thailand tersebut.

Terkait target, Ubed secara terbuka mengakui bahwa pencapaiannya di Daihatsu Indonesia Masters 2026 belum sesuai harapan.


Baca Juga

Anthony Ginting/Foto: PBSI

Penyebab Ginting Mundur dari Indonesia Masters 2026

Hasil Indonesia Masters 2026: Ubed Maju ke 16 Besar