Model Hybrid Dongkrak Penjualan Toyota di Tengah Lesunya Pasar

Penjualan mobil hybrid menjadi penopang kinerja Toyota pada 2025, menjaga posisi pemimpin pasar di tengah melemahnya pasar otomotif nasional.

Share:
article
Model-model kendaraan Hybrid EV berhasil mempertahankan posisi Toyota menjadi market leader di pasar otomotif nasional. (Chadie)
Otomotif
Model-model kendaraan Hybrid EV berhasil mempertahankan posisi Toyota menjadi market leader di pasar otomotif nasional. (Chadie)

"Ini menunjukkan teknologi hybrid Toyota dan produknya, semakin diterima oleh masyarakat Indonesia," ujar Vice President TAM, Henry Tanoto di sela-sela pemaparannya, Senin (26/1).

Tren ini pula yang mendorong TAM untuk memperluas model hybrid-nya ke segmen yang lebih luas dengan memperkenalkan Veloz Hybrid EV pada November lalu di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.

Henry mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap Toyota New Veloz Hybrid HEV terlihat sangat tinggi . "Pre-book-nya itu sampai Desember kemarin itu hampir 4.000," imbuhnya.

Baca juga: Veloz Hybrid Berhasil Tuntaskan Ekspedisi Lintas Nusa 7.000 Kilometer

TAM juga telah melakukan uji coba Veloz Hybrid melalui ekspedisi bertajuk "Veloz Hybrid EV Lintas Nusa" dan berhasil menuntaskan jarak tempuh sekitar 7.700 kilometer.

Perjalanan Veloz Hybrid EV Lintas Nusa dimulai dari Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 2 Desember 2025 itu, berakhir di Medan, Sumatra Utara pada Sabtu (17/1), setelah dikendarai secara estafet selama lebih dari 45 hari tanpa jeda.

Melintas 4 pulau besar, rute Veloz Hybrid EV melewati berbagai provinsi mulai dari Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Sumatra Selatan, Riau, Sumatra Barat, hingga finis di Sumatra Utara.


Baca Juga