Indonesia Cetak Sejarah di Futsal, Hector Souto: Bukan karena Saya
Hector Souto menyebut, keberhasilan Timnas Indonesia ke final Piala Asia Futsal 2026 sekaligus mencetak sejarah bukan karena dirinya
"Pertama, saya tidak menciptakan sejarah," kata Souto.
Souto menegaskan bahwa sejarah yang diraih Indonesia dalam dua hari ini tercipta bukan karena dirinya, melainkan karena kerja keras tim.
Ia pun juga lelah dengan istilah yang mengaitkan namanya sebagai sosok utama dalam prestasi ini, karena menurutnya hal ini terwujud karena kerja kolektif, bukan individual.
Bahkan, secara tegas ia juga menyebut nama-nama yang tidak masuk skuad tahun ini, salah satunya Evan Soumilena yang masih cedera. Evan menyaksikan kerja keras rekan-rekannya dari tribun Indonesia Arena.
Menurutnya, mereka-mereka yang tak masuk skuad juga pantas menjadi bagian dari prestasi ini.
"Bukan saya pembuat sejarah, tim saya yang melakukannya. Ini bukan tentang satu orang, tapi tentang semua orang," kata pelatih asal Spanyol itu.
"Saya mulai lelah dengan narasi “history maker” dan Hector Souto. Ini kerja kolektif. Bukan hanya pemain yang ada di sini," ucapnya.
"Jepang adalah tim luar biasa. Mereka punya pemain hebat, taktik modern, dan pelatih yang sangat saya hormati, Kensuke. Tapi begitulah olahraga—kadang menang, kadang kalah," ucap Souto.
Di final, Indonesia bertemu dengan Iran, tim tersukses di Piala Asia Futsal karena memenangi 13 final dari 15 final yang sudah mereka jalani sebelumnya. Laga ini akan tersaji di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB.


