DBL Academy Perkenalkan Basketball Clinic Pertama di Kepulauan Seribu
DBL Indonesia melalui DBL Academy menggelar Basketball Clini di Kepulauan Seribu.
“Kurang lebih ada 40 peserta, cowok dan cewek. Karena kita lihat semuanya masih basic, jadi hari ini kita kasih yang fundamental basket banget,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, meski berlangsung di bawah cuaca yang cukup terik. Minimnya agenda basket sebelumnya di wilayah Kepulauan Seribu membuat kehadiran Basketball Clinic ini terasa sangat dinantikan oleh para pelajar.
“Cukup kaget sih. Cuaca lagi panas-panasnya, tapi mereka sangat excited. Mungkin karena pertama kali Basketball Clinic ke sini, jadi mereka nggak malu-malu walaupun belum bisa basket,” ungkap Dimaz.
Coach Dimaz mencontohkan kisah Muhammad Haikal Malik asal Bengkulu, yang berawal dari ajang Basketball Clinic hingga akhirnya berkesempatan mengikuti DBL Camp dan bahkan menembus DBL Indonesia All-Star.
“Dia nggak ikut DBL liga, tapi ketemu di event Basketball Clinic. Dari situ, akhirnya dia ikut program DBL Play Road to DBL Camp musim lalu, dan akhirnya berangkat ke Amerika sebagai DBL All-Star,” katanya.
"Kami percaya bahwa melalui kegiatan ini, kami dapat menjangkau lebih banyak pelajar di Kepulauan Seribu dan mendorong mereka untuk mengembangkan minat dalam olahraga basket," ungkapnya.
Dengan adanya Basketball Clinic ini, DBL Academy berharap dapat menumbuhkan minat dan budaya latihan yang berkelanjutan dalam olahraga basket, sehingga dapat melahirkan pemain-pemain yang mampu bertanding di tingkat lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, DBL Academy berharap wilayah yang jarang tersentuh agenda basket dapat membuka peluang lahirnya talenta-talenta potensial.




