Modal Positif Bandung bjb Tandamata Lawan Gresik Phonska Plus
Bandung bjb Tandamata siap hadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP) dalam laga terakhir Seri Bojonegoro Putaran Kedua Proliga 2026, Minggu (15/02/26).
Saat ini JLM berada di urutan keempat klasemen dengan 16 poin. Sedangkan JPP di posisi kelima dengan 14 poin, sebelum bentrok dengan JPE, Minggu (15/03/26), 13.00 WIB.
Itu artinya, JPP bisa merangsek ke posisi keempat klasemen jika bisa mengalahkan JPE, sementara JLM turun ke posisi kelima.
"Jadi kalau kamu ingin bisa lolos karena usaha kami sendiri, kami harus memenangkan semua pertandingan tersisa. Tetapi kalau satu saja kami kalah, maka kami akan bergantung dengan hasil pertandingan lainnya," beber Risco.
Di sisi lain, Risco juga wajib mewaspadai GPP yang bertekad mengakhiri puasa kemenangan. Terakhir, tim asuhan Alessandro Lodi itu berhasil memetik kemenangan (tiga poin) saat menghadapi MFN saat menjadi tuan rumah di Gresik, awal Februari lalu.
Sejak itu, GPP selalu menelan kekalahan) di Seri Malang, yakni saat melawan JPP dan JLM. Di sisi lain, Bandung bjb Tandamata masih bisa memaksimalkan performa para pemain yang dirasa masih kurang saat menang atas MFN.
Menurut Risco selain karena setter yang dimilikinya masih belajar untuk mengirim bola kepada outside hitter asal Italia, Giulia Angelina, sehingga ia terlihat masih 'gagap performa'.
"Dia baru gabung beberapa hari, lagi pula setter kami juga kan belum terlalu nemu pola permainannya. Artinya, dari perpindahan Sonaly Cidrao ke Giulia Angelina kan masih harus dipelajari lagi oleh setter kita. Kalau Sonaly dan Ana (Anastasia Guerra) kan punya tipikal bolanya hampir sama," ucapnya.
"Tapi kalau Angelina kan beda bolanya. Kalau Angelina bolanya harus tinggi tapi harus isi juga agar bisa menghasilkan spike spike yang mematikan untuk lawan," ungkapnya.

