Inkonsistensi Jadi Masalah Bandung bjb Tandamata di Putaran Pertama Proliga 2026
Seri Gresik menjadi awal perjalanan Bandung bjb Tandamata dalam mengarungi putaran kedua babak reguler Proliga 2026.
www.sportcorner.id - Seri Gresik menjadi awal perjalanan Bandung bjb Tandamata dalam mengarungi putaran kedua babak reguler Proliga 2026.
Di laga perdana putaran kedua seri Gresik, Bandung bjb Tandamata menghadapi juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di GOR Tri Dharma, Minggu (01/02/26), pukul 13.00 WIB.
Untuk itu, tim bola voli putri kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut tak boleh 'gagal fokus' jika ingin lolos ke babak final four, sebuah pencapaian yang tidak pernah diukir di dua musim sebelumnya secara beruntun.
Di musim 2024, Bandung bjb Tandamata harus menyudahi babak reguler di posisi kelima. Di bawah asuhan Alim Suseno saat itu, Bandung bjb Tandamata mengoleksi total 18 poin (6 kali menang dan 6 kali kalah). Mereka kalah bersaing dari Jakarta Popsivo Polwan (JPP), Jakarta BIN, JPE, dan Jakarta Electric PLN (JEP).
Sedangkan di musim 2025, Bandung bjb Tandamata menyudahi babak reguler di urutan keenam. Di bawah asuhan Samsul Jais, Bandung bjb Tandamata mengumpulkan 16 poin (5 kali menang dan 7 kali kalah).
Saat itu mereka kalah bersaing dari JPP, JPE, JEP, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP), dan Jakarta Livin' Mandiri (JLM).
Demi membuktikan bahwa Bandung bjb Tandamata masih layak diperhitungkan musim ini adalah dengan cara bermain konsisten di setiap laga.
Hal itu diakui Manager tim Bandung bjb Tandamata, Asep Sukmana merujuk pada performa tim sepanjang putaran pertama.
"Kekuatan dan akuisisi pada putaran pertama memang belum mendapatkan hasil yang maksimal, terutama bicara tentang konsistensi dan mental pemain, baik para pemain muda, maupun asing," ujarnya.


