Akhirnya Terungkap Alasan Utama Tesla Menghapus Fitur Autopilot-nya
Tesla hapus Autopilot setelah ditekan DMV California akibat dugaan pemasaran menyesatkan soal fitur bantuan mengemudi.
Karena faktanya, fitur yang dinamai Autopilot maupun Full Self-Driving (FSD) itu tetap memerlukan pengawasan manusia dan tidak pernah menjadi sistem yang sepenuhnya otonom.
Penamaan fitur tersebut selama ini diaggap berada di wilayah abu-abu antara aspiratif dan harfiah, sehingga banyak masyarakat yang kurang memahami dan tetap mengira mobil Tesla dapat mengemudi sendiri secara penuh.
Baca juga: Debut di Indonesia, iCAR Langsung Sabet Tiga Penghargaan IIMS 2026
Pihak DMV California sempat mengancam untuk menangguhkan izin beroperasinya diler Tesla sehingga perusahaan mobil listrik Amerika tersebut mau berhenti menggunakan istilah “Autopilot” dalam pemasaran kendaraannya di California.
“DMV berkomitmen terhadap keselamatan di seluruh jalan dan komunitas California,” ujar Direktur DMV Steve Gordon seperti dikutip insideev.com, Rabu (18/2).
“Departemen mengapresiasi langkah Tesla dalam mengambil tindakan yang diwajibkan untuk tetap mematuhi perlindungan konsumen Negara Bagian California,” imbuhnya.
Baca juga: Honda Brio Penghargaan Best City Car dan Best Local Content Car


