FPTI Laporkan Kasus Pelecehan dan Kekerasan pada Atlet ke IFSC
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) melaporkan kasus pelecehan dan kekerasan pada atlet ke International Federation os Sport Climbing (IFSC).
www.sportcorner.id - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) melaporkan kasus pelecehan dan kekerasan pada atlet ke International Federation os Sport Climbing (IFSC).
Hal ini diungkapkan oleh Ketum Pengurus Pusat FPTI, Yenny Wahid. Dia mengaku sudah melaporkan kasus yang melibatkan mantan pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir ke IFSC.
"Ketika sudah ada dugaan harus dilaporkan ke IFSC," kata Yenny, dikutip dari Antara.
Yenny menjelaskan, laporan itu sudah sesuai dengan prosedur yang ada di IFSC, sehingga FPTI telah terikat untuk mengikuti atau menjalankannya.
Laporan itu merupakan bentuk komitmen FPTI untuk menyelesaikan kasus tersebut dan menyampaikannya kepada induk organisasi yang menaungi.
"Setelah adanya laporan dari para atlet terkait dugaan tindakan negatif tersebut, kami fokus melindungi hak dan keamanan korban," ujarnya.
"Tim pencari fakta (TPF) kami juga sedang bekerja mengumpulkan bukti dan dalam waktu dekat juga memanggil terduga pelaku untuk dimintai keterangan," ucapnya.
Menurut Yenny, fokus utama yang dilakukan adalah melindungi privasi dari para korban. Sebab, kasus seperti itu sangat sensitif bagi korban maupun keluarganya.
Selain fokus untuk menyelesaikan kasus itu, FPTI juga tidak ingin proses penyelenggaraan pembinaan atlet di pemusatan latihan nasional (pelatnas) menjadi terganggu.
"Ada agenda-agenda nasional dan internasional juga menanti di depan mata seperti kejuaraan nasional, kejuaraan dunia, dan persiapan menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang," katanya.



