Persib Terima Kunjungan Diplomat Kemlu RI
Persib menerima kunjungan peserta pendidikan dan pelatihan Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) Angkatan ke-78
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya membangun jembatan kolaborasi lintas sektor.
"Merupakan kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan peserta Sesparlu 78, Kemlu. Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sebagai silaturahmi, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara PERSIB dan Kementerian Luar Negeri di masa depan," ujarnya.
Sejalan dengan itu, salah satu peserta Sesparlu 78, Diplomat Madya, Dicky Satria Pamungkas, menilai Persib memiliki peran strategis yang melampaui fungsi sebagai klub sepak bola.
Para peserta Sesparlu 78 menyampaikan bahwa terdapat tiga kekuatan utama Persib yang relevan dalam mendukung diplomasi dan pembangunan citra kota. Pertama, sebagai instrumen sinergi diplomasi olahraga dan city branding, di mana reputasi internasional serta prestasi Persib dapat memperkuat citra Bandung sebagai destinasi kreatif dan sportif.
Kedua, sebagai duta global yang membuka ruang kolaborasi dengan berbagai instrumen diplomasi, sekaligus menjadi medium promosi keunggulan daerah kepada mitra internasional.
Ketiga, sebagai contoh pengelolaan ekosistem kreatif dan komunitas suporter yang kuat. Dalam hal ini, Bobotoh bukan sekadar pendukung, tetapi bagian dari kekuatan soft power yang meningkatkan daya saing kota di tingkat regional maupun global.
"Sebagai klub dengan basis massa yang besar dan manajemen profesional, Persib Bandung bukan sekadar entitas olahraga, melainkan instrumen penting dalam membangun citra Kota Bandung di kancah internasional," ujar Dicky.



