Periode Krusial Persebaya di Bulan April
Memasuki lanjutan Super League 2025/26, Persebaya Surabaya dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan.
“Ini menjadi masalah bagi kami karena skuat tidak terlalu dalam dan banyak pemain yang cedera. Itu adalah tantangan utama,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.
Kini dalam situasi seperti ini, Persebaya harus berjalan di garis tipis yaitu menjaga intensitas latihan agar tetap kompetitif, namun di saat yang sama menghindari risiko cedera tambahan.
Tim pelatih pun menerapkan berbagai program pemulihan sebagai langkah preventif.
“Kami melakukan banyak program pemulihan untuk mencegah cedera tambahan. Kami ingin menjaga intensitas dan agresivitas dalam latihan, karena itu yang dibutuhkan dalam pertandingan,” ujar Tavares.
Dia juga berharap tidak ada lagi pemain yang harus menepi, agar tim memiliki lebih banyak opsi dalam menyusun strategi.
Saat ini tim berjuluk Bajul Ijo itu menempati posisi ke-7 klasemen sementara Super League 2025/26 dengan perolehan 39 poin.





