Rexy Mainaky: Kedalaman Tim Bulutangkis Malaysia Masih Jauh dari Harapan
Direktur pelatih ganda nasional Malaysia, Rexy Mainaky, mengaku tak bisa hanya mengandalkan beberapa nama di setiap turnamen.
www.sportcorner.id - Direktur pelatih ganda nasional Malaysia, Rexy Mainaky, mengaku tak bisa hanya mengandalkan beberapa nama di setiap turnamen.
Malaysia tak bisa hanya mengandalkan sepenuhnya pada bintang senior seperti Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Itu sama seperti mengirim 100 tentara ke medan perang tetapi hanya mengharapkan dua atau tiga yang bertempur.
Rexy mengatakan beban untuk memberikan hasil di ajang besar, termasuk Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) pekan depan di Ningbo, China, harus dibagi rata di seluruh skuad.
Ia menyebut, bahwa tekanan tidak boleh hanya dibebankan pada Aaron-Wooi Yik (ganda putra), Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (ganda putri), dan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (ganda campuran).
"Negara-negara seperti China dan Korea Selatan memiliki kedalaman skuad dan mereka tidak hanya bergantung pada beberapa pemain saja," ujarnya, dikutip dari New Straits Times, Minggu (5/4/2026).
"Kita juga memiliki banyak pemain yang menjanjikan, jadi kita tidak bisa hanya bergantung pada Aaron-Wooi Yik, Pearly-Thinaah, atau Tang Jie-Ee Wei, meskipun mereka telah menunjukkan performa yang konsisten," katanya.
"Ini seperti mengirim 100 tentara ke medan perang tetapi hanya mengandalkan dua atau tiga orang dan itu tidak benar."
Rexy mengatakan, meskipun pemain cadangan menjalani sesi latihan yang sama dengan pasangan utama, mereka kekurangan kekuatan mental yang dibutuhkan.
"Yang membedakan mereka adalah mentalitas. Mereka harus memiliki kepercayaan diri dan keyakinan bahwa mereka berada di level yang sama dan mampu memberikan performa terbaik saat dibutuhkan," ucapnya.







