Tanggapan Erick Thohir soal Dugaan PSBS Biak Tunggak Gaji
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menanggapi dugaan tunggakan gaji pemain PSBS Biak, klub yang berkompetisi di Super League 2025/2026.
www.sportcorner.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menanggapi dugaan tunggakan gaji pemain PSBS Biak, klub yang berkompetisi di Super League 2025/2026.
Pemain dan staf PSBS Biak mengaku sudah tiga bulan tak menerima gaji. Hal itu diketahui dalam sebuah surat yang ditulis pemain dan staf PSBS Biak.
Surat itu ditujukan kepada manajemen PSBS Biak, PSSI, dan I.League. Surat tersebut menyatakan bahwa pemain dan staf sudah tidak gajian selama dua setengah hingga tiga bulan.
Tak hanya itu, kebutuhan dasar seperti air minum usai latihan pun kadang tak tersedia. Kemudian, tak ada lagi makanan untuk pemain lokal di akomodasi.
"Sebenarnya kalau isu di persepakbolaan itu, penyelenggara liga sudah memiliki mekanismenya. PSSI juga sudah mempunyai payung hukum melalui NDRC (National Dispute Resolution Chamber)," kata Erick Thohir.
Dia menegaskan bahwa saat ini sistem dalam ekosistem sepak bola nasional sebenarnya sudah memiliki mekanisme yang cukup jelas untuk menangani persoalan tersebut.
Pihak operator liga yakni I.League telah memiliki sistem pengawasan terhadap klub, salah satunya melalui mekanisme lisensi klub (club licensing).
Melalui sistem itu, setiap klub diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk aspek keuangan, agar dapat berkompetisi di liga resmi.
"Dan sepengetahuan saya, ada mekanisme liga yang juga mengunci pendapatan klub. Karena sebelumnya liga memberikan pendapatan kepada masing-masing klub itu hanya sekitar Rp5 miliar, sementara tahun ini sudah meningkat menjadi sekitar Rp17 miliar," ungkapnya.




