Tanggapan Erick Thohir soal Dugaan PSBS Biak Tunggak Gaji
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menanggapi dugaan tunggakan gaji pemain PSBS Biak, klub yang berkompetisi di Super League 2025/2026.
Erick berharap peningkatan distribusi pendapatan tersebut dapat membantu klub dalam memenuhi kewajiban finansialnya, termasuk pembayaran gaji pemain secara tepat waktu.
Erick mengingatkan keberadaan NDRC yang berperan dalam menyelesaikan sengketa antara pemain dan klub, termasuk dalam kasus keterlambatan atau tunggakan gaji.
Dengan sistem yang ada saat ini, Erick menilai bahwa perlindungan terhadap pesepak bola sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun sebelumnya, ketika mekanisme penyelesaian sengketa belum sejelas sekarang.
"Untuk penanganan teknis dan detail terkait kasus tunggakan gaji, pihak yang lebih berwenang untuk memberikan penjelasan adalah operator liga maupun NDRC sebagai lembaga penyelesaian sengketa," ucapnya.
"Nanti mungkin mekanismenya silakan ditanyakan langsung ke pihak liga dan juga ke NDRC," ungkapnya.
Dugaan tunggakan gaji pemain PSBS Biak diungkap oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), Kamis (16/4). Menurut APPI, keterlambatan pembayaran gaji pemain PSBS sudah terjadi selama tiga bulan terakhir.
"Kami berharap seluruh kewajiban klub terhadap para pemain dapat segera diselesaikan demi menjaga iklim sepak bola Indonesia yang sehat dan profesional," tulis APPI di Instagram.




