An Se-Young Dapat Penghargaan usai Bongkar Kasus Korupsi Bulutangkis
Pebulutangkis Korea Selatan, An Se-young, menerima Penghargaan Perdamaian Demokratik 4·19 usai mengungkap korupsi di komunitas bulutangkis.
www.sportcorner.id - Pebulutangkis Korea Selatan, An Se-young, menerima Penghargaan Perdamaian Demokratik 4·19 usai mengungkap korupsi di komunitas bulutangkis.
"Penghargaan ini bukan hanya pencapaian individu saya tetapi hasil dari upaya dan hati semua orang yang mendukung saya," ujar An Se-young, dikutip dari Chosun, Minggu (19/4/2026).
"Yang membantu saya bangkit di saat-saat sulit adalah orang-orang yang membuat saya percaya pada makna proses daripada hasil dan saya akan bertanggung jawab dan bergerak maju ke arah yang lebih baik tanpa melupakan arti penting penghargaan ini," katanya.
Komite Operasional Penghargaan Perdamaian Demokratik 4·19 menjelaskan terkait penghargaan tersebut.
"An Se-young tidak dipilih sebagai penerima penghargaan semata-mata karena ia mencapai puncak dunia," bunyi pernyatannya.
"Komite secara khusus mencatat bahwa ia mengangkat isu-isu tentang sisi gelap tersembunyi dari komunitas bulu tangkis Korea Selatan segera setelah Olimpiade Paris.”
Komite tersebut menilai, An Se-young menunjukkan keberanian dalam mengungkapkan kebenaran tanpa takut akan potensi kerugian dan kritik yang mungkin menimpanya.
"Hal itu menjadi kesempatan untuk memperbaiki kebiasaan dan korupsi yang telah lama salah, tidak hanya di bulutangkis tetapi juga di komunitas olahraga Korea Selatan."
An Se-young sebelumnya telah mengungkap berbagai penyimpangan, termasuk kelalaian tim nasional dalam menangani cedera dan paksaan Asosiasi BuluTangkis untuk menggunakan produk sponsor, setelah memenangkan medali emas di nomor tunggal putri bulutangkis pada Olimpiade Paris 2024.





