Kata Erick Thohir soal Kekerasan di Laga Bhayangkara FC vs Dewa United U-20

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan, PSSI tidak membenarkan segala bentuk ucapan, ungkapan, maupun perilaku rasisme dalam sepakbola nasional.

Share:
article
Bola

Selain itu, pengawasan pertandingan harus diperketat agar kompetisi pemain muda benar-benar menjadi ruang belajar yang sehat, aman, dan mendidik.

“Kompetisi usia muda harus menjadi wadah tumbuhnya pemain yang lebih dewasa, matang, dan berkemampuan mumpuni. Karena itu, operator, klub, ofisial, dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan pembinaan karakter berjalan sekuat pembinaan teknik," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Erick menghargai usaha klub Bhayangkara FC dan Dewa United, asal para pemain yang terlibat dalam masalah tersebut, untuk mempertemukan dan mendamaikan kedua pemain, Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis.

"Saya apresiasi karena kedua klub tetap menomorsatukan persatuan dan kesatuan sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Pancasila, bahwa meskipun kita berbeda-beda daerah, tapi kita semua ini berjuang bersama demi Indonesia. Ini harus menjadi pelajaran bagi pemain," pungkasnya.


Baca Juga

Bali United takluk 0-2 dari Madura United di pekan ke-33 Liga 1 2024/2025/foto: Liga Indonesia Baru

Motivasi Tinggi Bali United Hadapi Persita

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza/Media Persija

Komentar Pelatih usai Persija Tersandung Lagi

Statistik Liam Rosenior Selama Melatih Chelsea

Baru 3 Bulan Melatih, Chelsea Pecat Liam Rosenior

Borneo FC vs Persija Jakarta

Harapan Manajemen Borneo FC untuk Pusamania

Bojan Hodak Samai Catatan Pelatih Legendaris Persib

Misi Persija Lanjutkan Tren Positif di Gianyar

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

PSIM vs Persija, Macan Kemayoran Wajib Menang

Persis Solo vs Dewa United/X Persis Solo.

Ketatnya Persaingan Juara dan Degradasi di Super League

Persebaya Academy Gelar Football Festival

Pengakuan Fadly Alberto soal Tendangan Kungfu