Tanggapan KDM soal Spanduk 'Shut Up KDM' di Laga Persib vs Arema FC
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons kritikan bobotoh kepada dirinya.
Dalam diskusi itu, Maruarar secara spontan menyatakan kesiapan memberikan dukungan finansial untuk laga tandang.
Dari tujuh pertandingan tandang, lima di antaranya direncanakan mendapat bonus masing-masing Rp1 miliar, sehingga total mencapai Rp5 miliar.
Sebelum informasi itu disampaikan ke publik, Dedi mengaku telah memastikan kepada manajemen bahwa tidak ada pelanggaran aturan.
Yang menjadi penekanan KDM adalah alasan di balik keterbukaan tersebut. Ia menyatakan, meskipun awalnya diminta untuk tidak mempublikasikan, prinsip transparansi menjadi dasar keputusannya.
Baginya, setiap informasi yang berkaitan dengan dukungan finansial dalam ekosistem olahraga perlu disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi.
“Saya menjunjung tinggi transparansi,” tegasnya.
Di tengah dua isu yang sempat memicu perdebatan, KDM kembali menegaskan pesan yang sama, kritik adalah bagian dari kontrol publik, sementara fokus utama tetap pada prestasi tim.
Ia mengajak bobotoh untuk bersatu mendukung Persib dalam momen penentuan musim ini, bukan memperpanjang polemik di ruang digital.


